Jumat, 05 Juli 2013
Tentang Kamu,Tentang Kita.
Aku tak tahu dimana akhir dari penantian ini. Apakah hanya sebatas Hubungan Tanpa Status seperti sekarang,atau akan berakhir dimana kita sebagai sepasang kekasih. Yap,semua ini akan tetap jadi rahasia sampai kamu sendiri yang mengungkapnya. Sampai kamu sudah sendiri lagi,dan melupakan kekasih kamu. Sampai itu terjadi,aku hanya bisa berharap. Sambil menunggu,mungkin juga sambil berusaha. Dan jika itu tidak terjadi,aku tidak akan membenci kamu. Aku akan membenci diriku sendiri yang sudah terlalu bodoh untuk melakukan hal yang sia-sia. Semoga. Yang masih menghantui setiap sisi pikiranku adalah kalimat kamu "kita cukup hanya berteman". Ini hanya sebuah kalimat pendek,namun terbaca dengan begitu menyakitkan oleh mataku,tak dapat diterima dengan baik oleh otakku,dan juga oleh hatiku. Namun,sekali lagi kamu menenangkannya dengan kalimat "itu cuma bercanda". Kalimat kamu "itu cuma bercanda" seperti memayungiku dari hujan. Menutupi,namun aku masih tetap dapat melihat bagaimana butiran itu menghujan. Masih terlihat di sekelilingku,di depan,di belakang,di bagian kiri,dan kananku kalimat "kita cukup hanya berteman" masih menghujani hati,pikiran,dan perasaan. Padahal,jelas aku mengingatnya,kamu bilang "tidak mungkin seorang laki-laki sepeduli ini,kalau laki-laki itu tidak sayang padamu". Itu terjadi kurang lebih 4 bulan yang lalu,setelahnya,kamu tak pernah lagi mengatakan hal manis semacam itu,mungkin kamu memang bukan laki-laki yang gemar berkata-kata manis,mungkin juga waktu itu kamu hanya iseng. Tapi kamu banyak melontarkan kata-kata manismu lewat candaan yang kita punya. Ya,mungkin hanya candaan. Mungkin ya,mungkin bukan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar